BAJC 2026 - Tantangan Besar Tim Junior Indonesia

Skuad Indonesia pada BAJC 2026 (Humas PP PBSI)
Skuad Indonesia pada BAJC 2026 (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Harapan Indonesia di level junior kini berada di pundak 26 atlet muda yang akan tampil pada Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026. Mereka resmi dilepas oleh para pengurus PP PBSI di pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (17/6), untuk menghadapi persaingan sengit melawan para pemain junior terbaik Asia.

"Hari ini kami melepas 26 atlet junior menuju Badminton Asia Junior Championships 2026. Mereka adalah atlet-atlet terbaik yang siap membela Indonesia," ucap Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja melalui siaran pers Humas PP PBSI, Rabu (17/6).

"Saya berpesan dengan hal yang sudah baik dari mulai pemanggilan dan persiapan di sini, tinggal bagaimana menunjukkan di lapangan nanti. Semangat, daya juang harus diperlihatkan dan harus selalu memberikan yang terbaik," pesan Ricky.

Sementara itu, manajer tim Indonesia, Eskar Denatara, mengungkapkan kondisi tim yang merupakan gabungan antara atlet pelatnas dan klub ini. "Kalau kami lihat, kami pantau hari per hari, progress-nya bagus artinya anak-anak siap tempur. Bukan hanya secara teknik dan fisik, tapi kami juga maintain terus bagaimana aspek psikis mereka, kami lakukan kelas-kelas bersama tim psikolog PBSI," ungkapnya.

"Ini memang hari ke-30 pemusatan latihan tapi kalau saya kira anak-anak punya adaptasi yang cukup baik, mereka cepat menyesuaikan bagaimana kondisi di sini tentu dengan latihan intensitas tinggi, juga ada beban di sana, tanggung jawab karena mereka membela Merah-Putih tapi overall kami melihat anak-anak bisa beradaptasi dengan baik, secara persiapan teknis, fisik, mereka sudah maksimal, tinggal memaintain H-7 ini bagaimana kondisi mentalitas mereka," Eskar, menjelaskan.

Eskar juga menyatakan, dalam persiapan menuju BAJC 2026, PP PBSI melibatkan tim pemandu bakat secara penuh sejak proses seleksi hingga pendampingan pertandingan. Di antaranya terdapat Hendrawan dan Bambang Suprianto, yang ditugaskan untuk memantau peta persaingan bulu tangkis Asia sekaligus mengukur posisi Indonesia di level junior kawasan. "Tim pemandu bakat adalah pelatih-pelatih hebat di luar pelatnas jadi sepulangnya dari BAJC ini, beliau-beliau bisa share lagi ke teman-teman pelatih di daerah untuk menyiapkan atlet muda kita, apalagi tidak lama lagi ada World Junior Championships juga. Ini menjadi salah satu titik poin penting, karena BAJC dan WJC ini juga menjadi target utama PBSI," paparnya.

BAJC 2026 berlangsung pada 26-30 Juni untuk nomor beregu dan 1-5 Juli untuk nomor perorangan di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang. Sementara itu, skuad "Merah Putih" terbang ke Jepang pada Rabu (24/6). Di nomor beregu, Indonesia tergabung bersama Malaysia, Korea Selatan, dan Makau, di Grup D.